Letakkan Sesuatu Pada Tempatnya

a-cup-of-coffee-and-rain

Letakkan malu pada tempatnya

Malu ketika auratmu terlihat

Malu ketika kau bermaksiat

Malu ketika lisan berghibah dengan lancar tak bersekat

Malu ketika kau berdamai dan berteman dengan setan yang laknat

Letakkan berani pada tempatnya

Berani berkata “ya” dan berani berkata “tidak”

Letakkan sabar pada tempatnya

Letakkan ikhtiar pada tempatnya

Letakkan tawakkal pada tempatnya

dan , , ,

Letakkan ikhlas pada tempatnya

K.

Apabila rasa malunya lebih dominan, maka kuat pula perilaku baiknya dan perilaku jeleknya melemah.

Saat sikap malu melemah, sikap buruknya menguat dan kebaikannya meredup.

Sesungguhnya seseorang apabila bertambah kuat rasa malunya, maka ia akan melindungi kehormatannya, mengubur dalam-dalam kejelekannya, dan menyebarkan kebaikannya.

Siapa yang hilang rasa malunya, pasti hilang pula kebahagiaannya,

Siapa yang hilang kebahagiaannya, pasti akan hina dan dibenci oleh manusia,

Siapa yang dibenci manusia pasti ia akan disakiti,

Siapa yang disakiti pasti akan bersedih,

Siapa yang bersedih pasti memikirkannya,

Siapa yang pikirannya tertimpa ujian, sebagian besar ucapannya menjadi dosa baginya dan tidak mendatangkan pahala.

Tidak ada obat bagi orang yang tidak memiliki rasa malu, tidak ada rasa malu bagi orang yang tidak memiliki sifat setia,

dan tidak ada kesetiaan bagi orang yang tidak memiliki kawan.

Siapa yang sedikit rasa malunya, ia akan berbuat sekehendaknya dan berucap apa saja yang disukainya.

(Ahmad Rifa’I Rif’an_Ya Allah, Siapa Jodohku?_Wasiat 4)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s