Berkarir Vs Full-Time Mother

workingmomTips : Beberapa pertimbangan sebelum memutuskan

  1. Pertimbangkan baik-baik kondisi keuangan keluarga

Bekerja di luar rumah berarti mendapatkan pemasukan tambahan untuk keluarga. Namun akan ada pengeluaran khusus untuk babysitter dan pembantu, transportasi ke tempat kerja, dan pengeluaran-pengeluaran lain yang sering dikeluarkan untuk “menggantikan” waktu kebersamaan dengan anak yang hilang (mengajak makan di luar, berwisata saat weekend, membelikan mainan, dan sebagainya). Sebaliknya dengan menjadi full time mother Anda mungkin tidak memiliki kebebasan financial,tetapi bisa menghabiskan waktu seharian bersama anak dan mengamati perkembangannya.

2. Kesepakatan dengan suami

Bekerja atau tidak sebaiknya dibicarakan dahulu dengan suami. Jangan sampai terjadi ketidaksepahaman tentang hal itu.

3. Ada tidaknya orang-orang yang dapat dipercaya untuk menjaga anak

Sekalipun memiliki babysitter atau pembantu, tetap saja sering timbul kekhawatiran
apabila terjadi hal-hal buruk pada anak saat kita tidak berada di rumah. Untuk meminimalkan resiko terburuk, pertimbangkan hal berikut : adakah orang-orang terdekat yang bisa dipercaya (orangtua, adik, kakak atau kerabat) yang bisa sesekali dimintai tolong untuk sekedar mengecek keadaan anak kita saat kita bekerja.

4.Dengarkan kata hati

Selain pertimbangan logis di atas, ada baiknya kita menengok sebentar kata hati kita. Siapkah kita meninggalkan anak di rumah sementara kita bekerja?

(real tips from Fita Chakra_Diari parenting)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s