Sepatu Orang Lain

memilih-sepatu-dari-bentuk-kakiPelajaran Kehidupan– SAYA BELAJAR, bahwa orang yang berprasangka buruk kepada orang mukmin adalah dikarenakan keburukan itu ada pada dirinya lalu menyangka orang lain seperti itu…

(baca baik-baik kalimat itu kawan!)

Kita hanya mampu membeli tas tangan seharga Rp 500.000,00. Ketika kawan kita membeli tas tangan seharga Rp. 5.000.000,00, kita bilang kawan kita berlebihan. Padahal ia belanja tak pakai uang kita dan ternyata ia sudah berhemat (tas itu dibeli setelah ada diskon 90%) untuk tidak membeli tas seharga Rp. 50.000.000,00 yang sebetulnya sangat sanggup ia beli dengan kemampuan penghasilannya…

Kita hanya mampu hidup selalu di dekat suami. Ketika kawan kita berpisah jarak dan waktu dengan suaminya, kita bilang ia gegabah. Kita bilang Continue reading

Mengenang Al Amin

akhlak-nabi-muhammad-sawDi penghujung usianya, saat Rasulullah sudah mulai sakit, beliau meminta kaum muslimin untuk berkumpul dalam sebuah majelis di Masjid Madinah. Maka, berkumpullah para sahabat memenuhi undangan nabiyullah tercinta dan bersiap-siap untuk mendengarkan pesan apa yang hendak disampaikan Rasulullah. Setelah para sahabat berkumpul, Rasulullah pun segera naik mimbar seraya berkata dengan suara yang dalam, “Wahai kaum muslimin, siapa yang pernah aku sakiti? Berdirilah, balaslah aku sekarang! Karena aku tidak mau menerima balasan itu di akhirat.”

Mendengar apa yang dikatakan Rasulullah itu, tidak ada satupun yang berdiri. Akhirnya Rasulullah kembali bertanya, “Wahai kaum muslimin, siapa yang pernah aku sakiti? Berdirilah! Aku tidak mau menerima balasan itu di akhirat.” Namun, tetap tidak ada yang berdiri hingga Rasulullah bertanya untuk ketiga kalinya.

Maka berdirilah Ukasyah sembari berkata, “Ya Rasulallah, demi Allah, demi Rasulullah, demi ayah dan ibuku, andaikan engkau tidak berkata seperti itu 3 kali, aku tidak akan berdiri. Tapi karena engkau tidak henti bertanya, akupun memberanikan diri untuk berdiri. Ya Rasulullah, ketika Perang Badar dulu, aku berdiri di sebelahmu. Entah dengan sengaja atau tidak, tongkatmu itu mengenai tubuhku. Sakit, Ya Rasulullah. Maka, hari ini aku ingin membalas memukulmu dengan tongkat itu, wahai Rasulullah.”

“Wahai Ukasyah, Continue reading

Jangan Bosan Jadi Anak Baik

resize-imgKalimat itu tertulis di buku catatan pesantrenku, di pojok kanan bawah di atas nilaiku. Itu adalah pesan dari ustadzahku (pengajarku) di pesantren dulu sewaktu aku SMA. Pesan itu hanya ada padaku, teman-temanku tidak ada tulisan apapun di buku mereka. Waktu itu aku berpikir pesan itu aneh. Masak iya jadi anak baik itu bosan?,kok bisa,. Tetapi pesan itu selalu kuingat, entah mengapa padahal juga tidak ingin mengingatnya. Mungkin karena sangat pendek jadi cepat diingat.

Seiring berjalannya waktu, aku mulai menyadari bahwa Continue reading

Perjalanan Tauhid

11_1_fall_image SavonoffKisah ini merupakan kisah nyata yang dialami ustadz Jalal_Bogor. Kisah ini dimuat dalam buku Kun Yusuf Mansur karya Masagus A. Fauzan Yayan.

Pengalaman berkesan dengan ustadz Yusuf Mansur yaitu waktu saya datang ke Daarul Qur’an, saya tanya sama ustadz, “Ustadz, saya dari pondok, apa pekerjaan saya sekarang?” “Ya udah kerjamu ngaji”. Ngaji saja kerja kamu di sini, mulai besok siap ya kamu ngaji,” saya mengiyakan. Saya berangkat dari kampung meninggalkan istri dan dua anak. Rencananya mau mencari pekerjaan. Ternyata sampai di Daarul Qur’an bukan disuruh kerja, tapi ngaji.

“Mulai besok, Jal kamu hafalin surah Al Waqi’ah.”saya langsung menjawab “sudah hafal Ustadz,’ “Wah hebat ente udah hafal. Ya udah sekarang antum shalat hajat empat raka’at, masing-masing rakaat baca surah Yasin, Tabarok, Ar-Rahman, Waqi’ah, lanjutnya. Saya Tanya, “Buat apa ustadz?” beliau jawab, “ Buat Daarul Qur’an, buat hajatnya,”. Setiap ba’da shalat Isya sayapun mengerjakan shalat hajat.

Sementara itu, istri saya kirim SMS kalau di rumah sudah tidak memiliki bekal. Uang di tangan istri saya tinggal seribu, itupun dapat pinjam dari tetangga. Saya lalu SMS ustadz, tapi nggak dibalas sama sekali, saya menangis, saya lalu mengadu sama eyang saya. Saya bilang ke eyang saya di Yusuf Mansur kok malah begini, jadi susah. Saya kembali kirim SMS ke ustadz. Saya bilang, ustadz bagaimana istri saya? Kalau ustadz nggak mau bantu, saya kasbon deh nanti saya ganti kalau saya ada uang, tapi SMS itu juga nggak dibalas. Ya Allah. Terakhirnya Continue reading

Teguran Lembut Sang Tua

pak-tua.jpgSetiap kamis malam adalah jadwal suamiku mengajar manhaji untuk bapak-bapak di sebuah desa dan aku hampir selalu ikut, di samping untuk ikut belajar juga sebagai salah satu cara untuk memanfaatkan waktu bersama ^^. Malam itu jumlah yang hadir hampir sama dengan malam-malam sebelumnya, tetapi ada seorang Bapak yang sudah sangat tua hadir. Bapak tersebut memang tidak selalu hadir mungkin karena kondisi fisiknya juga yang sudah sangat lemah.

Maka dimulailah pelajaran malam itu seperti biasanya dan sampailah Continue reading